You are currently viewing Statistika dan 2 Jenis Penelitian Terkait

Statistika dan 2 Jenis Penelitian Terkait


Penelitian menjadi salah satu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Tujuan penelitian adalah mencari suatu permasalahan penelitian lalu menguji dan menyelesaikan permasalahan tersebut dengan metode dan teori-teori yang tepat sehingga dapat ditemukan jawaban atas permasalahan penelitian sehingga dapat dilakukan pengembangan akan pengetahuan atau teori yang ada. Dalam melakukan penelitian maka dibutuhkan data serta metode penelitian (salah satunya metode statistik) dalam yang akan digunakan menjawab permasalahan penelitian .

Bagaimana cara mendapatkan data penelitian. Ada beberapa cara yang dapat digunakan baik secara konvensional maupun secara digital/ modern. Secara digital saat ini cara pengumpulan dapat memanfaatkan data dari citra satelit ataupun memanfaatkan data dari web yang dikenal dengan teknik web scraping.

Secara konvensional cara pengumpulan data umumnya dapat dibagi atas registrasi, sensus dan survei, Pengumpulan data secara registrasi dilakukan apabila sistem pencatatan suatu negara atau instansi sudah baik. Hal ini terjadi jika seluruh elemen masyarakat baik secara individu, masyarakat maupun perusahaan mencatatkan data secara sukarela dan mandiri kepada instansi yang berwenang.

Pengumpulan data secara sensus dilakukan dengan cara mencatat atau mendata informasi dari seluruh populasi yang menjadi objek penelitian.

Pengumpulan data secara survei dilakukan dengan cara mencatat atau mendata informasi dari sebagian populasi yang disebut sebagai sampel. Nilai yang diukur dari sampel atau survei dinamakan statistik. Keuntungan dari menggunakan data survei adalah datanya lebih cepat didapat, lebih murah dan mudah dari sisi biaya dan tenaga serta data yang didapat biasanya lebih rinci.

Nilai yang diukur dari populasi dinamakan parameter. Keuntungan dari menggunakan data populasi adalah datanya yang didapat menjadi lebih lengkap akan tetapi biasanya tidak rinci. Kekurangannya menggunakan data populasi, pada umumnya memerlukan waktu, biaya dan tenaga yang besar, serta akan meningkatkan nonsampling error seperti human error dalam melakukan pendataan.

Selain alasan klasik, penggunaan sampel juga dikarenakan jika menggunakan populasi maka justru akan merusak populasi, misalnya dalam hal pengujian kadar gula darah seseorang. Selain itu dapat juga diakibatkan populasinya jumlah tidak terbatas, misalkan jumlah ikan di laut. Kekurangan menggunakan data sampel adalah apabila tidak menggunakan metode sampling yang tepat dan tidak memenuhi jumlah sampel minimal maka akan mengakibatkan sampling error yang besar sehingga hasil yang didapat menjadi bias.

Pengambilan sampelnya dapat dilakukan dengan satu tahap (one stage) atau multi tahap (multi stage seperti two stage atau three stage). Pemilihan sampel dapat menggunakan dengan metode probability sampling maupun nonprobability sampling. Perbedaan kedua metode ini adalah apabila setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih maka disebut probability sampling sebaliknya jika tidak memiliki kesempatan yang sama disebut nonprobability sampling.

Pengambilan sampelnya dapat dilakukan dengan satu tahap (one stage) atau multi tahap (multi stage seperti two stage atau three stage).

Jenis metode probability sampling di antaranya metode simple random, stratified, sistematik, dan cluster sampling. Sedangkan jenis metode nonprobability sampling di antaranya convenience / accidental sampling/ opportunity, purposive sampling/judgement, quota sampling, snowballing /referral sampling, voluntary sampling dan sampel jenuh.

Jenis Data Penelitian

Fachri Helmanto - alarm clock

Waktu Pengumpulan

1. Cross Section
2. Time Series
3. Data panel

Read More
Fachri Helmanto - pexels photo 371110

Sumber Data

1. Data internal (primer)
2. Data eksternal (sekunder)

Read More
Fachri Helmanto - learning wall digital bargain arm

Skala Data

1. Data Kualitatif
2. Data Kuantitatif

Read More
Cross Section

ross section adalah data yang dikumpulkan terhadap sejumlah unit objek pada satu periode waktu tertentu. Misalnya penelitian terhadap faktor yang mempengaruhi kinerja seratus karyawan di PT X tahun 2021.

Time Series

time series adalah data yang dikumpulkan terhadap satu unit objek pada beberapa periode waktu tertentu. Misalnya penelitian terhadap faktor yang mempengaruhi tingkat inflasi Indonesia tahun 2010 sampai 2020

Data Panel

Data panel adalah data yang dikumpulkan terhadap sejumlah unit objek pada beberapa periode waktu tertentu. Misalnya penelitian terhadap faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di 34 Provinsi Indonesia tahun 2010 sampai 2020


Data Internal

Data internal atau primer adalah data yang dihasilkan oleh institusi atau unit itu sendiri. Dengan kata lain, data primer dimaknai sebagai data yang hasil dilakukan pengolahan terlebih dahulu baru dapat dianalisis misalkan data yang didapat melalui kuesioner

Data Eksternal

data eksternal atau sekunder adalah data yang berasal dari institusi atau unit lainnya. Dengan kata lain, Data sekunder dimaknai sebagai data yang dapat dianalisis secara langsung dan didapat dari instansi lain yang sudah lebih dulu mengolahnya, misal data yang didapat dari BPS, Kemenkeu, BI, OJK, dan lainnya.


Data Kualitatif

Data kualitatif dapat dibagi menjadi dua yaitu data nominal dan data ordinal.

Data nominal ialah data yang sifatnya hanya membedakan, berbentuk atribut/ label tanpa adanya tingkatan, misalnya gender (pria dan wanita), warna pupil mata (hitam, cokelat, biru) dan lainnya. Data ordinal ialah data yang sifatnya selain dapat membedakan juga terdapat tingkatan tetapi jarak antar tingkatan tidak selalu sama, misalnya jenjang sekolah (SD, SMP, SMA, PT), jenjang kepangkatan dosen (asisten ahli, lector, lector kepala dan guru besar) dan lainnya.

Data kuantitatif dapat dibagi menjadi dua yaitu data interval dan data rasio. Data interval ialah data yang sifatnya selain dapat membedakan juga terdapat tingkatan yang jaraknya sama, dalam data interval tidak terdapat nilai nol mutlak, misalnya data suhu dan data tahun masehi, Skala rasio ialah data yang dapat membedakan, mengurutkan dan membandingkan data serta memiliki nilai nol mutlak, misalnya data berat badan.

Data Kuantitatif

Data kuantitatif juga dapat dibedakan menjadi data diskrit dan data kontinu.

Data diskrit apabila data didapat dari hasil pencacahan (count) dan biasanya nilainya bilangan bulat, bukan desimal, contohnya data jumlah orang.

Data kontinu apabila data didapat dari hasil pengukuran (measurement) dan biasanya nilainya dapat berapa bilangan desimal, contohnya data berat dan tinggi badan.

Pendekatan Penelitian

berdasarkan jenis data, peneliti dapat menentukan pendekatan yang dipergunakan dalam memecahkan persoalan penelitian.

Pendekatan kualitatif pada umumnya menggunakan studi literatur untuk menjawab permasalahan penelitian dan mencari kesimpulan berdasarkan kajian pustaka yang dilakukan.

Pendekatan kuantitatif pada umumnya menggunakan metode-metode statistik untuk menjawab hipotesis dalam penelitian yang dilakukan.

Pendekatan Kuantitatif
Observasi
Kuesioner/wawancara
Sumber lain


Fachri Helmanto

Dosen Universitas Djuanda | Sutradara dan Penulis Naskah Teater

This Post Has 4 Comments

  1. Rafaelmor

    https://zithromax.science/# cheap zithromax pills
    [url=https://doxycycline.science/#]where can i get doxycycline[/url] vibramycin 100 mg

Tinggalkan Balasan